Minggu, 15 November 2015

Cara Memutihkan Gigi Secara Alami


Ini adalah cara-cara untuk memutihkan gigi secara alami :


1. Menggunakan Arang
Cara memutihkan gigi selanjutnya yakni dengan menggunakan arang kayu. Bagaimana bisa arang kayu memutihkan gigi Anda? cukup mudah, haluskan arang kayu, kemudian gunakanlah untuk membersihkan gigi Anda. Caranya yakni dengan menggosokkan arang kayu tersebut ke gigi Anda. Lakukan secara rutin, hingga Anda melihat hasil yang signifikan. Hal yang perlu diingat yakni jangan gunakan arang kayu dalam jumlah yang terlalu banyak, Anda bisa menggunakannya seperlunya saja. Jika Anda menggunakan terlalu banyak, maka bisa merusak email pelindung gigi Anda.
2. Menggunakan Kulit Jeruk
Cara alami selanjutnya, Anda dapat menggunakan bahan alami yaitu kulit jeruk. Ambil bagian dalam dari kulit jeruk (yang berwarna putih). Gunakanlah bagian dalam kulit jeruk tersebut untuk menggosok gigi Anda. Lakukan secara rutin, Anda akan mendapatkan gigi Anda tampal lebih putih alami. Penggunaan kulit jeruk ini tidak merusak email gigi.

3. Menggunakan Buah Strawberry
Cara alami memutihkan gigi selanjutnya yakni menggunakan buah strawberry. Ya, buah yang manis asam berwarna merah ini ternyata mengandung khasiat untuk membantu memutihkan gigi kuning Anda. Bagaimana caranya? Seperti yang sudah-sudah, Anda tinggal menggosok-gosokkan buah strawberry ke gigi Anda secara menyeluruh. Setelah itu, kumur-kumurlah agar rasa asam Strawberry hilang. Anda juga perlu rutin menggunakannya jika menginginkan hasil yang maksimal.

4. Daun Salam dan Kulit Jeruk
Cara alami selanjutnya yakni menggunakan pasta gigi alami. Bagaimana itu? Pasta gigi alami disini merupakan pasta gigi yang kita buat sendiri dari bahan alami. Kita akan menggunakan daun salam dan kulit jeruk, haluskan dan campur dengan sedikit air. Aduk merata hingga menjadi kental (pasta). Gunakanlah bersama dengan Siwak untuk membersihkan gigi Anda. Lakukan secara teratur, dapatkan gigi Anda menjadi putih dalam beberapa waktu.
5. Lemon dan Garam
Anda dapat menggunakan lemon dan garam. Lemon dan garam, caranya ambillah sari lemon (beberapa tetes) kemudian campur dengan garam. Gunakan untuk membersihkan gigi Anda. Sekali lagi, jangan terlalu banyak dalam menambahkan garam karena bisa merusakkan email gigi Anda.

Mudah bukan? Selamat memutihkan gigi Anda.

Created by : http://www.masbroo.com/cara-memutihkan-gigi-secara-alami.html
Continue reading...

Kamis, 12 November 2015

Fotosintesis


A. PENGERTIAN FOTOSINTESIS
Fotosintesis adalah proses pembuatan molekul makanan berenergi tinggi dari komponen yang lebih sederhana, yang dilakukan oleh tumbuhan autotrof (tumbuhan yang dapat membuat makanan sendiri). Fotosintesis berasal dari kata foton yang artinya “cahaya” dan sintesis yang artinya “penyusun”, jadi fotosintesis juga diartikan dengan proses biokimiawi yang dilakukan oleh tumbuhan untuk menghasilkan energi (nutrisi) dengan memanfaatkan energi cahaya.

Daun merupakan komponen utama pada tumbuhan yang berperan dalam fotosintesis ini, pada daun terdapat klorofil (zat hijau daun), nah klorofil inilah yang akan menyerap energi matahari sehingga dapat dimanfaatkan untuk menghasilkan energi (nutrisi).
Artikel Penunjang : Struktur danFungsi Jaringan Tumbuhan
Fotosintesis berperan sangat penting bagi seluruh kehidupan organik di bumi. Karena selain menghasilkan energi, proses fotosintesis juga akan menghasilkan oksigen untuk kehidupan manusia dan makhluk hidup lainnya.
Artikel Penunjang : Perbedaan SelHewan dan Sel Tumbuhan

B. FUNGSI FOTOSINTESIS
  • Fungsi utama fotosintesis adalah untuk memproduksi glukosa sebagai sumber energi utama bagi tumbuhan, dengan adanya glukosa ini akan terbentuk sumber energi lemak dan protein pula. Nah zat-zat ini akan menjadi sumber makanan bagi manusia dan hewan, oleh karena itu proses fotosintesis ini sangat penting dalam kehidupan kita.
  • Prose Fotosintesis dapat membersihkan udara. Udara dibersihkan dengan diserapnya karbondioksida dan dihasilkannya oksigen. Sehingga sering kita dengar penanaman pohon untuk membersihkan lingkungan, karena ada proses fotosintesis inilah pohon bisa berguna untuk membersihkan udara kita. 
  • Kemampuan fotosintesis tumbuhan pada masa hidupnya akan membuat sisa sisa tumbuhan tersebut tertimbun di dalam tanah. Timbunan dari tumbuhan dalam waktu yang lama akan membuatnya menjadi batu bara yang merupakan bahan baku dan sumber energi pada kehidupan modern.


C. PROSES FOTOSINTESIS
Sebelum memulai penjelasan, silahkan diperhatikan bagan di bawah terlebih dahulu.
Berdasarkan bagan tersebut maka secara singkat proses fotosintesis dapat dijelaskan sebagai berikut :

Dalam proses fotosintesis ada 4 bahan yang harus dimiliki, yaitu :
  • Karbondikoksida (CO2)
  • Air
  • Cahaya Matahari
  • Klorofil

Karbondikosida akan diambil oleh Stomata (mulut daun) pada daun tumbuhan dari udara bebas, kemudian air diambil melalui akar tumbuhan dan diangkut komponen pengangkut pada tumbuhan, kemudian Cahaya matahari akan diambil dalam bentuk energi oleh klorofil (zat hijau daun). Semua proses ini akan berlangsung membentuk suatu reaksi dan menghasilkan Oksigen serta Glukosa.
Setelah terdapat glukosa pada tumbuhan, nutrisi ini akan diubah menjadi lemak, protein, dan nutrisi lainnya. Jadi pada fotosintesis terjadi reaksi yang sangat kompleks, namun secara singkat reaksinya berlangsung seperti yang telah kami jelaskan.

D. TAHAP-TAHAP REAKSI FOTOSINTESIS
Proses fotosintesis yang terjadi di Kloroplas terdiri atas 2 reaksi, yaitu reaksi terang dan reaksi gelap.

1. Reaksi Terang
Dikatakan reaksi terang karena dalam prosesnya reaksi ini membutuhkan cahaya matahari. Reaksi ini terjadi di salah satu ruang kosong pada kloroplas yang disebut membran tilakoid. Dalam reaksi terang, klorofil akan menyerap cahaya dari matahari, energi yang didapat dari cahaya matahari akan digunakan untuk memecah molekul air menjadi molekul oksigen dan hidrogen. Reaksi ini disebut sebagai fotolisis, dan dapat digambarkan dengan reaksi berikut.


2. Reaksi Gelap
Sesuai dengan namanya reaksi gelap merupakan reaksi yang tidak bergantung pada cahaya. Inti dari proses reaksi gelap merupakan pengubahan Karbondioksida (CO2) menjadi glukosa. Reaksi gelap ini terjadi pada bagian stroma kloroplas. Reaksi gelap hanya akan terjadi sesudah terjadinya reaksi terang, dan proses reaksi gelap sangat kompleks, karena pengubahan Karbondioksida (CO2)
E.FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI FOTOSINTESIS

1. Faktor Internal
Faktror internal adalah faktor yang berasal dari tumbuhan itu sendiri. Artinya, setiap tumbuhan yang berbeda jenis, walaupun hidup dalam keadaan lingkungan yang sama akan berbeda pula reaksi fotosintesisnya, dapat kita katakan faktor internal merupakan faktor hereditas (keturunan).

Pada beberapa jenis tumbuhan, ada yang tidak bisa membentuk klorofil (albino) sehingga akan sangat berpengaruh terhadap raksi fotosintesisnya.

2. Faktor Eksternal
a. Kandungan Air dan Mineral dalam tanah
Seperti yang telah kami jelaskan tadi sahabat, air merupakan salah satu bahan baku yang digunakan untuk reaksi fotosintesis jadi semakin banyak air dalam tanah semakin bagus reaksi tersebut. Karena Fotosintesis sangat bergantung dari penyerapan air oleh akar tumbuhan tersebut.

b. Temperatur
Fotosintesis merupakan reaksi yang tergantung kepada enzim, sedangkan kerja enzim ini dipengaruhi oleh suhu. Enzim tidak bisa bekerja pada suhu kurang dari 5 derajat Celcius dan diatar 50 derajat celcius, jika suhu tidak sesuai maka fotosintesis tidak akan terjadi. Suhu terbaik untuk proses fotosintesis adalah diantara 28 – 30 derajat celcius.

c. Kandungan CO2 di udara
Kandungan CO2 di udara sekitar 0.03 persen, semakin banyak CO2 akan semakin baik rekasi yang terjadi.

d. Kandungan O2
Rendahnya kandungan O2 di udara dan di dalam tanah akan menghambat respirasi tumbuhan. Remdajmua respirasi ini juga akan menghambat pembentukan energi oleh tumbuhan tersebut.

DAFTAR PUSTAKA :
Setiowati, Tetty; Furqonita, Deswati. 2007. Biologi Interaktif untuk SMA/MA. Jakarta : Azka Press.
Fried, George H, dkk. 2006. BIOLOGI. Jakarta : Erlangga.
Karmana, Oman. 2006. Biologi. Jakarta : Grafindo Media Pratama.

Created by :  http://softilmu.blogspot.co.id/2014/11/selamat-datang-di-softilmu.html
Continue reading...

Selasa, 10 November 2015

PEMBAGIAN MACAM FLORA DAN FAUNA BERDASARKAN LETAK GARIS WEBER & WALLACE


PEMBAGIAN MACAM FLORA DAN FAUNA BERDASARKAN LETAK GARIS WEBER & WALLACE
Garis Wallace merupakan garis yang membatasi antara jenis flora dan fauna Indonesia bagian barat dan tengah atau tipe Asiatis dan tipe Peralihan. Garis ini ditentukan berdasarkan hipotesis dari Alfred Russel Wallace.
Garis Webber merupakan garis yang membatasi antara jenis flora dan fauna Indonesia bagian tengah dan timur atau tipe Peralihan dan tipe Australis. Garis ini ditentukan berdasarkan hipotesis dari Max Wilhelm Carl Weber.
A.    Flora dan Fauna Indonesia Bagian Barat
 Daerah Indonesia yang meliputi bagian barat, yaitu :
1.       Sumatra
2.       Jawa
3.       Kalimantan
4.       Bali
v  Flora Indonesia Bagian Barat
Flora yang terdapat di wilayah Indonesia bagian barat di dominasi oleh vegetasi hutan hujan tropis. Hal ini dikarenakan kawasan ini memiliki curah hujan dan kelembaban yang cukup tinggi. Jenis flora di kawasan ini memiliki kesamaan ciri dengan fauna kawasan asia (Asiatis).  Dengan ciri-ciri sebagai berikut :
1.       Memiliki berbagai jenis tumbuhan kayu berharga.
    Contoh : Pohon Jati, Pohon Meranti, Pohon Kruing, Pohon Mahoni
2.       Selalu hijau sepanjang tahun
3.       Bersifat heterogen
Selain itu, terdapat juga tumbuhan endemik yaitu Raflesia Arnoldi di wilayah Sumatra.
Jenis flora yang hidup di wilayah Indonesia bagian barat yaitu :
1.           P. Cempaka
2.       Rafflesia Arnoldi
3.       P. Jati
4.       P. Meranti
5.       P. Kruing
6.       P. Karet                                          
7.       P. Mahoni
8.       P. Kamper
9.       P. Beringin
10.   Pakis
11.   dsb
v  Fauna Indonesia Bagian Barat
Sama halnya dengan flora Indonesia bagian Barat. Fauna bagian barat memiliki kesamaan dengan tipe asia (asiatis). Fauna Indonesia bagian barat disebut juga fauna dangkalan sunda.
Ciri-ciri Fauna bagian Barat ( Oriental )
1.       Banyak mamalia berukuran besar
2.       Banyak mamalia berjenis primate
3.       Ditemukan jenis jenis burung yang warna bulunya tidak menarik
4.       Banyak jenis ikan air tawar
5.       Terdapak hewan endemik
Jenis fauna Indonesia bagian barat, yaitu :
1.       Mamalia, meliputi : gajah, badak bercula batu, tapir, rusa, banteng, kerbau, monyet, orang utan, harimau, bajing, kijang, kelelawar, dan babi hutan.
2.       Reptil, meliputi : buaya, kura-kura, kadal, ular, tokek, biawak, bunglon, dan trenggiling.
3.       Burung, meliputi : burung hantu, elang, jalak, kutilang, dan merak
4.       Serangga, misalnya : kumbang badak
5.       Ikan air tawar, seperti : ikan pesut
B.    Flora dan Fauna Indonesia Bagian Tengah
Daerah Indonesia yang meliputi bagian tengah, yaitu :
1.       Sulawesi
2.       Daerah Nusa Tenggara
3.       Maluku
v  Flora Indonesia bagian Tengah
Daerah peralihan meliputi wilayah Pulau Sulawesi dan kepulauan di sekitarnya serta Kepulauan Nusa Tenggara. Di kawasan ini tidak kita jumpai adanya hutan yang lebat. Dengan ciri-ciri sebagai berikut :
1.       Jenis hutan yang ada hanyalah hutan semusim atau hutan homogen yang tidak begitu lebat
2.        memiliki curah hujan yang relatif lebih sedikit bila dibandingkan pulau-pulau lain di Indonesia.
3.       Jenis tumbuhan yang mendominasi di wilayah Indonesia bagian tengah, antara lain, jenis palma, cemara, dan pinus.

Jenis Flora yang hidup di Indonesia bagian Tengah adalah :
PULAU
JENIS FLORA
Sulawesi
eboni, kayu besi, pinus, kayu hitam, rotan, dan beberapa jenis bunga anggrek
Nusa Tenggara
jati, sandelwood, akasia, cendana, dan beberapa jenis bunga anggrek
Maluku
sagu, meranti, gotasa, kayu besi, lenggua, jati, kayu putih, dan anggrek
v  Fauna Indonesia Bagian Tengah
  Fauna Peralihan dan asli, terdapat dibagian tengah Indonesia, meliputi Sulawesi dan daerah Nusa Tenggara.
Di daerah ini terdapat jenis hewan seperti :
1.       Kera
2.        Kuskus
3.        babi rusa
4.        Anoa
5.        burung maleo.
A.    Flora dan Fauna Bagian Timur
flora dan fauna di Indonesia bagian Timur seperti Irian Jaya dan pulau-pulau disekitarnya pada umumnya mempunyai kemiripan dengan flora dan fauna di benua Australia.Daerah yang meliputi Indonesia bagian Timur,yaitu :
1.       Papua
2.       Dan sekitarnya
v  Flora di Indonesia Bagian Timur
Flora di wilayah Indonesia bagian Timur didominasi oleh hutan hujan tropis. Akan tetapi, jenis tumbuhannya berbeda dengan jenis tumbuhan di wilayah Indonesia bagian Barat. Jenis flora di wilayah hutan hujan tropis bagian Timur memiliki kesamaan dengan flora di kawasan Benua Australia, sehingga jenis floranya bersifat Australis.
Jenis Flora yang tumbuh di Indonesia Bagian timur adalah :
1.       Sagu
2.       Kemiri
3.       Coklat
4.       Jambu mete
5.       Cengkih
6.       Kayu manis
7.       Wijen
v  Fauna di Indonesia Bagian Timur
Fauna daerah Indonesia bagian timur, yaitu Irian, Maluku, dan Nusa Tenggara relatif sama dengan Australia. Ciri-ciri yang dimilikinya adalah sebagai berikut. 
1.       Mamalia berukuran kecil. Di Irian dan Papua terdapat kurang lebih 110 spesies mamalia, misalnya, kuskus (Spilocus maculates) dan Oposum. Di Irian juga terdapat 27 hewan pengerat (rodensial), dan 17 di antaranya merupakan spesies endemik. 
2.       Banyak hewan berkantung. Di Irian dan Papua banyak ditemukan hewan berkantung, seperti kanguru (Dendrolagus ursinus). 
3.       Tidak terdapat spesies kera. Spesies kera tidak ditemukan di daerah Australia, tetapi di Sulawesi ditemukan banyak hewan endemik, misalnya, primata primitif Tarsius spectrum, musang (Macrogalida musschenbroecki), babirusa, anoa, maleo, dan beberapa jenis kupu-kupu. 
4.       Jenis burung berwarna indah dan beragam. Papua memiliki koleksi burung terbanyak dibandingkan pulau-pulau lain di Indonesia, kirakira 320 jenis, d 
www.google.com
Continue reading...
 

Dianes Copyright © 2009 Designed by Ipietoon Blogger Template In collaboration with fifa
and web hosting